Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Renungan’ Category

Time Will(NOT) Heal

memaafkan Ada Pepatah yang mengatakan “ Waktu akan mengobati yang terluka“.Semua orang merasakan pedihnya pengalaman pahit, apakah di tinggal kekasih, di hina orang, bahkan sering kali karena kematian seseorang yang dekat. Memang kalau dipikir-pikir, suatu hal yang membuat kita sedih sedikit demi sedikit akan berlalu. Namun, tidaj sedikit orang yang masih sulit melupakan dendam atau kenangan buruk. ADa yang berharap hal itu akan berlalu seiring dengan waktu, namun buktinya banyak yang tidak dapat melupakan inciden yang lalu bahkan menjadi trauma…

Memang benar, dengan berjalannya waktu, kesakitan dan kepedihan akan berlalu. Namun , hal itu menurutku tidak berlalu begitu saja, Hal itu berlalu karena andalah yang membuat keputusan itu.. Didalam hidu ini, kita tidak luput dari orang-orang yang menyakiti kita dan juga tidak luput berbuat salah pada orang lain, baik sepengetahuan kita maupun tanpa sepengetahuan kita. Merupakan hal yang tidak mudah untuk memaafkan seseorang yang pernah bersalah kepada kita namun yang lebih sulit lagi adalah meminta maaf kepada mereka yang pernah kita sakiti.

Ada pepatah tua yang mengingatkan kita bahwa lebih baik mencari kawan dibandingkan mencari lawan. Pepatah ini dipegang teguh oleh tokoh dunia misanya sajaNelson+Mandela+Arrives+Intercontinental+Hotel+rp55n8umNRul

NELSON MANDELA, pemenang nobel perdamaian tahun 1993. Nelson mandela memang pantas dijadikan contoh. dia adalah sosok pahlawan afrika yang menentang diberlakukannya pembedaan warna kulit dinegaranya. akibat keberaniannya menentang rezim yang berkuasa pada saat itu, Mandela terpaksa mendekam selama 27 tahun dipenjara. Namun setelah rezim Apartheid tumbang, Mandela tidak membalas hukuman yang diterimanya kepada rezim tersebut dan ketika diangkat menjadi Presiden Afrika selatan yang ke 11, ia membentuk suatu komite untuk mengusut tuntas kebrutalan yang dilakukan oleh rezim Apartheid. Setiap polisi warga kulit putih yang mengaku bersalah di hadapan keluarga korba tidak di hukum. Salah satu kisahnya, Suat hari ada seorang ibu tua diperhadapkan dengan polisi yang membunuh anak satu-satnya dan suaminya yang tercinta. Ketika ditanya apa yang ingin ia lakukan, wanita itu berkata, “Walaupun saya tidak lagi memiliki keluarga, saya masih memiliki banyak kasihuntuk diberikan.” Wanita itu meminta agar si polisi muda mengunjunginya secara berkala sehingga ia merasakannya sebagai kunjungan seorang anak kepada ibunya. Kemudia ia berkata, saya ingin menunjukan kepadanya bahwa pengampunan yang saya berikanadalah sebuah kesungguhan.”Polisi muda itu setelah mendengar perkataan si ibu begitu malu hingga ia jatuh pingsan. Cerita ini mengingatkan kita bahwa kemampuanuntuk memaafkan hanya dimiliki oleh paa juara sejati.

Sikap memaafkan orang-orang yang pernah bersalah pada kita adalah sikap yang dimiliki orang-orang yang ber4karakter kuat. Tindaka memaafkan adaah tindakan dari seseorang untuk melupakan kesalahan orang lain, baik diketahui oleh orang yang kita anggap bersalah atapun tidak diketahuinya. Dengan memaafkan, kita telah meringanka beban pikiran, tenaga dan waktu kita. Dendam ataupun kebencian adalah hal yang dapat menghambat kemajuan kita. Tindakan memaafkan sering kali jauh lebih bermanfaat bagi si pemaaf dibandingkan bagi yang dimaafkan. Janaganlah pasif menunggu dan berharap waktu akan menyembuhkan hati yang terluka, karena andalah satu-satunya yang berhak melupakan dan mengampuni siapapun yang bersalah pada anda. Maafkalah mereka yang menyakiti hati anda, dengan melakuka hal ini anda telah maju selangkah menyongsong hidup yang lebih berharga..

Hal yang kedua adalah keberanian untuk minta maaf karena kita melakukan kesalahan. Tindakan ini lebih sulit daripada tindakan yang pertama dan tidak heran hanya orang-orang yang berkarakter lebih kuatlah yang mampu meminta maaf. Banggalah akan diri anda jika Anda mampu memaafkan orang lain yang bersalah pada Anda dan juga bersiaplah untuk meminta maaf jika anda yang bersalah



Iklan

Read Full Post »